Napoli Jadi Mimpi Buruk Liverpool

Napoli Jadi Mimpi Buruk Liverpool

Melihat musim lalu, Napoli nyaris menjadi mimpi buruk Liverpool di fase grup Liga Champions. Dan di musim ini, kedua tim tersebut kembali dipertemukan dalam satu grup yang sama dan hal itu cukup buruk bagi Liverpool.

The Reds berhasil menemani PSG yang lolos ke babak 16 besar dengan status juara grup meskipun perolehan poinnya dengan Napoli sama-sama sembilan. Penentuan siapa yang lebih unggul dari head-to-head juga selisih gol pun tak bisa dilakukan, sebab keduanya masih seimbang dalam point raihan.

Namun pada akhirnya, Liverpool dinyatakan lolos karena memiliki jumlah gol yang lebih baik dari klub asuhan Carlo Ancelotti tersebut. Liverpool memiliki sembilan gol, sementara Napoli hanya mengantongi tujuh saja pada saat itu.

Lalu pada musim ini, keduanya kembali digabungkan dalam Grup E. Napoli dan Liverpool juga ditemani oleh wakil Belgia, K.R.C. Genk, serta RB Salzburg.

Pertandingan Terbaik The Reds

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp selaku pelatih the Reds nampak terkejut saat mendengar nama Napoli yang akan menemani timnya di fase grup musim ini. Ia sampai tak bisa menghitung lagi berapa kali dirinya bertemu dengan klub berjuluk Il Partenopei tersebut sepanjang karir kepelatihannya.

“Napoli lagi! Saya tak tahu seberapa sering saya bermain melawan Napoli, tapi mereka pastinya adalah tim yang sangat berpengalaman,” ujar Klopp seperti yang dikutip dari Football Italia.

“Laga kandang yang kami mainkan melawan Napoli adalah salah satu laga terbaik yang pernah kami mainkan karena berjalan dengan solid. Tak boleh sampai kebobolan melawan Napoli dengan kekuatan yang mereka miliki dalam serangan balik,” tambahnya.

Menjadi Laga Krusial

Kompetisi dan juga persaingan ketat tersebut mungkin saja akan membuat cerita di Liga Champions musim lalu berjalan berbeda dari yang diketahui. Jika the Reds gagal lolos, maka trofi ajang bergengsi tingkat Eropa tersebut mungkin saja akan jatuh ke tim lain.

“Saat mereka tersingkir tahun lalu, rasanya sangat dekat – Alisson melakukan penyelamatan besar di detik-detik akhir, jadi mereka akan mengingat itu dan pertandingan bakal berlangsung emosional, saya yakin,” tambahnya.

“Dengan dua tim lainnya, saya mengenal bagaimana orang-orangnya dan dengan cepat mereka akan menganggap dirinya sebagai ‘tim yang lebih kecil’ dalam grup. Mereka bukan tim kecil,” tandasnya.

Liverpool dan Napoli langsung dipertemukan pada matchday pertama Grup E yang digelar pada tanggal 17 September mendatang. Partai tersebut dilangsungkan di markas Napoli, San Paolo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *